‎Prabowo - Gibran tak akan bisa membawa Indonesia jadi lebih baik.

 


Ketika lambang Negara di rusak maka ada kesalahan besar yang dilakukan Negara terhadap rakyatnya 

‎Pasangan Prabowo dan Gibran dikawatirkan tak akan bisa membawa Indonesia jadi lebih baik bahkan mungkin akan terjadi sebaliknya, sebab  mereka terpilih dari sebuah kompetisi yang sejak awal sudah diatur pemenangnya. Selain PSI, diduga ada partai - partai lain telah dipersiapkan sebagai kendaraan politik mereka. 


Undang - undang di produk sendiri untuk meluluskan setara SMA bisa jadi wapres, menunjuk  iparnya  menjabat sebagai hakim untuk memudahkan jalan menuju puncak kekuasaan nya, kedepan untuk jadi presiden barangkali tidak perlu lulus sekolah, dengan demikian PKI bisa masuk jadi presiden.


‎Umat Islam di Indonesia hari ini hidup di tengah dominasi sistem  demokrasi semerawut, sistem hukum yang menghalalkan segala cara, sistem hukum yang menghalalkan korupsi, ideologi yang menjauhkan manusia dari hukum Allah.


‎Rakyat di umpan dengan janji palsu , dalam kondisi rakyat hidup sengsara diarahkan untuk melanggengkan sistem kufur, sistem melanggar aturan. Pemilu sudah di setting, rakyat di bayar dengan sebungkus mie instan untuk memilih individu tertentu sebagai telah menunaikan tanggung jawab berdemokrasi.


Padahal, individu yang di pilih tidak mampu bekerja, tidak memenuhi kriteria sebagai pemimpin. Dukungan yang salah arah bisa menjadi dukungan kepada kebatilan. Bila dukungan  diarahkan untuk melanggengkan sistem kufur, maka bukan hanya sia-sia, bahkan bisa menyeret pelakunya ke dalam dosa besar dan rakyat sengsara.


‎Jika  Pemimpin seperti Prabowo Gibran atau Jokowi, maka para menterinya seperti anjing. Anjing akan setia kepada yang memberinya daging. Ucapan  Almarhum KH. Zainuddin. MZ , ternyata sekarang terbukti benar adanya. Kita rakyat sekarang sedang menyaksikan betapa hancurnya negara ini oleh mereka penguasa yang jahat.


‎Menolak dukungan terhadap sistem kufur, baik dengan hati, lisan, maupun perbuatan harus di lakukan. Menolak dukungan terhadap sistem kufur dengan lisan tidak mempan maka perlu menolak dengan perbuatan yaitu dengan cara demonstrasi besar - besaran.











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Qanun Ketertiban Hewan Ternak, Apa Kata Syeikh Abdul Qadir Jailani

Tangkap Saja si Penipu Ini, Kalau Bukan Kenapa Projectnya Mengkrak

Pangkalan Gas Guna Bahasa Isyarat, Elak Menipu

Layanan Pajak Warung Kopi, Nikmati Sedapnya Lontong di Cek Wan Kupi

Usir Pedagang, Penguasa di Lhokseumawe Blokir Jalan

Korupsi Subur Di Indonesia

Rizayati Penipu Ulung