Postingan

Terapkan Qanun Ada Imum Malah Membantah

Gambar
Kemarin petang 8 September saya baru pulang dari Jawa, ada yang memberi tahu saya, ada seekor kambing di gorok lehernya, saya buat konfirmasi dengan salah satu warga memang benar kejadian itu ada. Informasi beredar awalnya saya disyakki sebagai pelaku. Lebih 3 bulan saya buat kerja di kp. Jawa Lhokseumawe, sayapun terkejut mendengarnya, saya tidak cukup masa untuk membuat perbuatan aniaya itu, banyak kerja lain yang sangat mendesak yang perlu saya lakukan. Belakangan ada lembu di tetak, baru - baru ini ada kambing di gorok. Kita tidak setuju dengan tindakan seperti itu. Tapi jika kita sudah kasih tahu berkali - kali pada pemiliknya namun pemiliknya buat tak tahu, kesabaran mungkin ada batasnya. Pemilik hewan ternak melepas hewan peliharaannya kemudian pergi menemani pemilik  warung kopi bukan mencari rumput. Mereka membiarkan hewan ternak, ini sudah sangat mengganggu. "Me sibak campli hanjeat le ta pula". Ke mana sudah pergi program desa tangguh. Mengingat kejadian seperti in...

Misteri Besi Tua Desa Nga

Gambar
Gambar ilustrasi: Mesin bajak tanah sawah di desa Nga terbiar jadi besi tua. Ada yang aneh kenapa tidak digunakan Kebetulan saya duduk di sebuah warung kopi di kampung desa sekitar Meurah Mulia. Datang seorang tengku menawarkan satu unit traktor bekas tapi baru belum pernah di pakai. Tengku itu menyebut traktor itu adalah barang hibah dari pemerintah. Diberikan kepada kelompok tani. Itu orang punya kerja cari makan, saya hanya bisa berkata dalam hati "itulah kerja orang kita, minta mengatasnamakan rakyat, sudah dapat , diam - diam jual." Padahal kalau traktor ini digunakan secara bersama hasilnya bisa mengurangkan kos produksi bagi petani. Perkara seperti ini tidak boleh didhahirkan kalau tidak setuju ianya cukup dalam hati. Silap - silap kita bisa dikucilkan bahkan di anggap sebok ngurusin urusan orang lain.  Di saat ekonomi yang sedang hancur sehancur - hancurnya kami rakyat sangat membutuhkan bantuan modal baik itu berupa alat kerja. Kami sangat berharap ada satu tractor y...

Program Desa Tangguh, Masyarakat Banyak Habiskan Waktu di Warung Kopi

Gambar
Banyak DANA DESA di habiskan untuk program DESA TANGGUH, kami setengah masyarakat me sibak campli han jeat ta pula, bacut silap ka jet ke umpen kameng ureang kaya.  Apa untungnya Program DESA TANGGUH sedang  masyarakat tidak dapat mengambil manfaat. Satu ketika dahulu di bulan puasa kami masuk ke kampung  di sekitar tepi sungai Geudong untuk mencari ubi kayu. Ubi ini kemudian kami proses jadi tapai ubi, kemudian kami distribusikan ke penjual es campur dan sebahagian kami suply ke penjual di pasar inpres Lhokseumawe. Mereka menanam ubi sangat luas, hasilnya boleh menambah pendapatan keluarga dan juga dapat menambah bahan makanan. Setelah di panen ubinya, daunnya masih boleh di jual dan atau dibuat sayur untuk dimakan. Bagi yang kreatif lagi rajin ada yang menanam cabe, jagung dan lain - lain. "Di kampung kami mudah untuk bertanam karena hewan ternak tidak di lepas sembarangan." Kata pemilik kebun. Waktu itu setiap hari kami beli antara 30 sampai 50 kilo  per hari. "Ke...

Penguasa Ukir Prestasi, Rakyat memuji

Gambar
  Selamat datang di cek wan kupi Ketika saya masih bekerja di "SUNWAY LEGON HOTEL and SPA" hampir di setiap minggu di waktu luang saya duduk di sebuah gerai makan di jln masuk ke kampong Datok Harun Petaling Jaya Malaysia.   Saya memperhatikan peniaga lemang di pinggir jalan gerai berkenaan. Peniaga itu membawa lemang yang sudah siap untuk di panggang di tempat ia berniaga. Mata saya tidak lepas memperhatikan peniaga itu melayani pembeli yang datang dan pergi tiada henti. Di negeri bertuah itu ada "PERIZINAN" khusus bagi peniaga, mereka tidak boleh berniaga di sembarangan tempat.  Pantas saja pihak berkuasa akan menertibkan bahkan merampas barang - barang peniaga yang berdegil tidak ikut aturan. Aturan itu di buat untuk kebaikan para peniaga itu sendiri. Ketika penguasa setempat menghampiri peniaga lemang itu, ramai orang mengira akan di rampas dan di gusur. Sangkaan orang ramai ternyata salah.  Ada yang istimewa perlakuan pihak berkuasa terhadap penjual lem...

Panjat Kelapa Tak Kisah Janji Halal, Mantan Politisi Partai Aceh

Gambar
Selamat Datang Di Cek Wan Kupi "Kalau kita kreatif mudah - mudahan bisa hidup di Aceh", tulis si perempuan mantan politisi Partai Aceh yang juga kata beliau adalah mantan juru runding RI - GAM Tokyo di FB-nya.  "Lihat saja tukang panjat kelapa satu hari dapat dua ratus, satu bulan sudah berapa?". Kata perempuan itu. "Bak ji pegah pu payah, yang mangat ateah jih ta grop", ngunjing bang Mae. "Saya pernah beli satu becak terus saya cuba panjat kelapa, paling saya boleh panjat dua, tiga pohon.  Kalau tiap hari barangkali bisa kena impoten. Saya cuba pakai tukang panjat, hitung - hitung tak cukup". bilang bang Mae  Permintaan pasar untuk buah kelapa yang semakin tinggi sekarang ini, ada "MUGE" lebih kerab datang memanjat jadinya buah belum sempat tua baru masak sudah di petik.  Bagi yang tidak bisa panjat sendiri tidak dapat untung karena buahnya semakin sedikit. Jerih payah orang dahulu menanam pohon kelapa hingga kita bisa petik sekaran...

Aduh, Lontongku Lembek Bang Aji Cari Lain

Gambar
Klik untuk lihat lebih banyak di menu Ramai orang mencari obat untuk menyelesaikan masalah intim, sebenarnya obatnya itu ada pada pasangan kita sendiri. Cuma masalahnya malas untuk mempelajari.  Tahukah anda, untuk mencapai titik klimak secara bersama - sama dengan pasangan itu sangat mudah untuk dilakukan kalau anda tahu caranya dalam waktu yang sangat singkat, bahkan wanita akan mencapai klimak terlebih dulu.  Oya teman - teman masalah ini kita bicarakan nanti. Isteri bang Aji mengeluh karena suaminya tak suka lontong buatannya, karena terlalu lembek, itu sebabnya bang Aji sering ke kafe "CEK WAN KUPI" jln kp3 Pantai Jagu Lhokseumawe. Lontong di "CEK WAN KUPI" banyak sedap katanya. Kami panggil dia bang haji, kami pangkas huruf h nya jadi bang aji karena memang belum pergi haji, bang Aji makanan favoritnya lontong, sering - sering ke "CEK WAN KUPI" karena bang Aji tak suka Ajinomoto.  Lontong di "CEK WAN KUPI" adalah aman, kami sediakan untuk a...

Ada Yang Tak Pakai Celana Dalam Razia Patuh Polantas Cunda

Gambar
  https://mitratnipolri.com/personel-polantas-cunda-melakukan-razia-operasi-patuh-seulawah/ Kamis petang 3 Agustus 23, saya seperti biasa melintas pulang ke Geudong. Sampai ke jembatan Cunda ada pengguna jalan berpatah balik memberitahu saya ada razia di depan polantas Cunda.  Saya terus berjalan perlahan mendekati tidak ada papan tanda di pasang sehingga saya nampak polisi sedang mengarah pengemudi yang bermasalah untuk berhenti, sayapun perlahan ke tepi jalan. "Jalan saja bang" kata tukang jual somai "BUNDA". Nggak berani saya, ada yang nggak beres dengan sepeda motor saya, uang ada lapan puluh, mau saya hantar ke anak saya yang sedang belajar di Dayah Hilal Al - Ziziyah Nibong. Nyo pih ka lon pesapat ka sigo minggu. Lonpreh jan - jan abeh operasi.  Peng nyo jeat ji guna le nek lon.  "Asai na helm han ji drop bang", tambah penjual somai "BUNDA" lagi. Helm saboh sagai, ureang bonceng hana. Jangankan untuk beli helm, celana dalampun sudah bolong ...